Universitas Gadjah Mada
  • Article
    • Perubahan Iklim
    • Revolusi Digital
    • Pandemi
    • Brief Article
  • E-Book
  • Siniar
  • Video
  • Agenda
  • Berkontribusi
  • Tentang Megashift
  • Beranda
  • Wigke Capri
  • Wigke Capri
  • page. 6
Arsip:

Wigke Capri

Membaca Arah MSIB: Reorientasi Pendidikan Tinggi dalam Kerangka Neoliberalisme dan Revolusi Industri 4.0

brief articleRevolusi Digital Monday, 13 February 2023

Magang di Antara Ilusi dan Kelindan Neoliberalisasi

Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) dikenal sebagai salah satu program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang menjadi wujud transformasi pembelajaran dan pengajaran di Indonesia. Dalam pelaksanaannya, MSIB ini diklaim memiliki berbagai manfaat bagi pihak-pihak yang terlibat di dalamnya meliputi mahasiswa, universitas, dan mitra industri. Pertama, bagi mahasiswa, MSIB memberikan pengalaman bekerja di lingkungan profesional serta mendapatkan kompetensi di luar perkuliahan. Kedua, bagi universitas, MSIB menjadi laboratorium riil untuk mengembangkan kurikulum sesuai dengan kebutuhan dunia usaha yang dinamis. Ketiga, bagi mitra industri, MSIB menjadi sarana untuk mendapatkan tenaga kerja di masa depan sekaligus ajang pemupukan ide-ide pengerjaan proyek maupun pemecahan masalah praktis di dunia industri itu sendiri. read more

Cyber-feminism and the Islamic Feminist Movement in Digital Media

brief articleRevolusi Digital Monday, 6 February 2023

Cyber-feminism was first initiated by Donna Haraway (1985), highlighting the issue of technology and the internet that women use to express and convey their aspirations. Fourth-wave feminism, which coincided with digital developments, helped to create a new space for feminists to speak out on various issues. According to the Dictionary of Media Studies (2006:58), cyber-feminism in particular examines new technologies and their impact on women’s issues. Cyber-feminism shows that the internet can empower marginalized groups (Gajjala, 1999:121). Hence, cyber-feminism is not just a theoretical study but a practical movement that offers ideas to eliminate discrimination against women. read more

Laki-Laki dalam Belenggu Patriarki dan Toxic Masculinity di Media Sosial: Apakah Laki-Laki Juga Mengalami Alienasi?

brief articleRevolusi Digital Monday, 23 January 2023

Di awal tahun 2020, krisis Covid-19 mengejutkan sebagian besar masyarakat meskipun terdapat peringatan dari para ahli bahwa ancaman pandemi global adalah nyata (Riou & Althaus, 2020). Pandemi Covid-19 telah menimbulkan krisis global, menyebabkan tantangan sosial, ekonomi, dan kesehatan yang serius (Huang et al., 2022). Selama pandemi Covid-19, kebijakan lockdown mempengaruhi rutinitas sehari-hari; memaksa orang untuk berhenti bersosialisasi secara langsung dan mengubah cara orang mengekspresikan perasaan dan interaksi mereka secara romantis (Gassó et al., 2021). Pandemi Covid-19 memaksa mereka untuk membatasi interkasi sosial secara langsung. Teknologi komunikasi menjadi media mengisi absennya interaksi sosial langsung selama menghadapi krisis Covid-19. read more

Cancel Culture, Bola Api Liar Kebebasan Bersuara Di Era Virtual

brief articleRevolusi Digital Monday, 9 January 2023

Memantau lini masa Twitter sambil menyeruput es kopi di siang bolong memanglah nikmat. Apalagi ditemani alunan musik dari musisi yang anda idolakan sejak lama. Namun, pernahkah anda merasakan situasi itu seketika berubah dalam hitungan menit, ketika berhembus kabar bahwa musisi yang anda idamkan itu terkena cancel oleh warganet? Ratusan opini kontra bertubi-tubi memenuhi lini masa yang anda ikuti. Hal ini membuat anda bingung, dan bahkan terkonstruksi untuk ikut memboikot idola anda meski belum ada klarifiksasi yang jelas. Jika anda pernah berada di posisi ini, maka anda sudah menjadi bagian dari wacana cancel culture atau budaya pengenyahan, situasi di mana anda menarik rasa simpati dan empati dari seseorang atas tindakan yang disematkan kepadanya, hingga tidak jarang berujung pengucilan. read more

Bagaimana Seharusnya Elektabilitas Dimainkan melalui Demokrasi Kaum Muda Pada Era Disrupsi

brief article Monday, 2 January 2023

Penulis melihat ada dua hal menarik dalam pesta demokrasi 2024 mendatang; pemilih muda dan ruang demokrasi digital. Pertama kaum muda, berusia 17-39 tahun di Indonesia, akan mendominasi hak suara pada Pemilihan Umum tahun 2024 mendatang. Kedua, disrupsi akibat pandemi Covid-19 semakin menggiatkan penetrasi politik melalui ruang-ruang digital. Ruang digital ini tentunya memberi warna baru bagi kaum muda, sebagai generasi yang paling dekat dengan dunia digital, untuk menavigasikan preferensi politiknya. Jika aktor-aktor politik ingin merekayasa elektabilitasnya, sudah saatnya mereka untuk menerjemahkan fenomena ini dari tantangan menjadi peluang. read more

Melirik Kembali Industri Radio: Tantangan dan Peluang di Era Digital dan Post Pandemic

brief articlePandemiRevolusi Digital Monday, 21 November 2022

Industri media radio mengalami dampak akibat pandemi Covid-19. Adrian Syarkawie CEO Mahaka Radio Integra mengatakan bahwa di masa pandemi, perusahaan ataupun mitra iklan dan promosi melakukan penarikan dan menahan aktivitasnya yang mengakibatkan menurunnya jumlah pendapatan radio dari segi iklan (Kosasih, 2021). Disisi lain terdapat aturan pembatasan aktivitas masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan secara berkerumun juga menjadi problematika bagi industri radio yang sebelumnya selain memberikan iklan melalui siaran on-air juga melakukan kegiatan off-air seperti mendatangi masyarakat sebagai strategi promosi juga harus terhenti. Peranan radio sebagai media komunikasi massa lantas tidak berhenti, di masa krisis pandemi justru radio melakukan berbagai peranan sebagai media informasi publik yang selalu melakukan kampanye kebijakan pemerintah seperti PSBB maupun penggunaan masker di masyarakat. di awal pandemi setidaknya pendengar radio mengalami peningkatan jumlah pendengar terutama di Jakarta (PRSSNI, 2020). Peningkatan jumlah pendengar tersebut ditemui pada platform streaming atau radio melalui siaran online. Lebih lanjut dampak dari pandemi juga menunjukan adanya pergeseran dan peningkatan, sekaligus sebagai momentum pembuktian akan percepatan dan pemanfaatan teknologi digital pada sebuah industri radio. Tulisan dalam artikel ini berfokus pada kondisi radio selama masa pandemi, pemanfaatan teknologi digital dan harapan pasca pandemi. read more

Digital Farming: Terima Kasih Sudah Menambah PR Perbaikan Penghidupan Petani di Indonesia

brief articleRevolusi Digital Monday, 14 November 2022

Digital Farming menjadi titik perubahan ekonomi politik penting dalam rezim pangan sejak terjadinya Revolusi Hijau pada tahun 1950-an dan 1960-an. Salah satu aspek perubahan penting tersebut adalah peran teknologi dalam integrasi pasar yang semakin luas dan konsentrasi jangkauan kekuatan dari korporasi pangan (Rotz et al., 2019). Adopsi teknologi yang menguat dalam digital farming memunculkan permasalahan baru seperti kemampuan petani dalam mengaksesnya di tengah harganya yang mahal dan fluktuasi harga penjualan komoditas pangan. Penguasaan atas aset, infrastruktur, peralatan dan sumber daya yang terbatas memengaruhi kemampuan petani dalam proses adopsi teknologi dalam mekanisme digital farming. read more

Kuasa Big Data, Penargetan Mikro dan Pemilu 2024

brief articleRevolusi Digital Monday, 7 November 2022

Instagram mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan banjir sorotan netizen pada hari-hari terakhir ia menjabat sebagai gubernur. Ratusan ribu like dan ribuan komentar warganet membanjiri postingan Instagram dengan 5,8 juta pengikut itu . Warganet ingin mengucapkan salam perpisahan, memuji kerja-kerjanya selama lima tahun terakhir dan tak sedikit pula yang mengkritik Anies, yang jabatannya berakhir pada 16 Oktober 2022.

Popularitas bakal calon presiden 2024 usungan Partai NasDem itu direkam oleh lembaga analisa data media sosial Drone Emprit. Belum lama ini Drone Emprit mengeluarkan hasil survei yang menyebut popularitas Anies Baswedan di media sosial sepanjang awal hingga pertengahan Oktober telah jauh mengungguli pesaing-pesaingnya di bursa capres 2024. Nama Anies Baswedan paling banya dibicarakan publik di media sosial. (Tempo, 26 Oktober 2022). read more

1…456
Universitas Gadjah Mada

© Universitas Gajah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY