Pendahuluan
Transformasi digital telah mendorong lahirnya model ekonomi platform yang mempertemukan penyedia jasa dan konsumen melalui aplikasi berbasis data. Di Indonesia, salah satu aktor utama dalam perkembangan ini adalah Gojek, yang berkembang sebagai pionir layanan transportasi daring dan terintegrasi dengan berbagai layanan lain seperti pesan-antar makanan, logistik, dan pembayaran digital. Dalam struktur korporasi digital GoTo, jutaan mitra pengemudi berpartisipasi dalam sistem kerja berbasis aplikasi yang dinamis, menjadikan Gojek bagian penting dari ekosistem ekonomi digital nasional. Artikel ini menyusun kembali diskursus mengenai paguyuban pengemudi mitra sebagai ruang partisipasi dan representasi sosial dalam ekonomi platform dengan menggunakan perspektif demokrasi partisipatoris dan deliberatif.