Universitas Gadjah Mada
  • Article
    • Perubahan Iklim
    • Revolusi Digital
    • Pandemi
    • Brief Article
  • E-Book
  • Siniar
  • Video
  • Agenda
  • Berkontribusi
  • Tentang Megashift
  • Beranda
  • brief article
  • Revolusi Digital
  • page. 5
Arsip:

Revolusi Digital

Melirik Kembali Industri Radio: Tantangan dan Peluang di Era Digital dan Post Pandemic

brief articlePandemiRevolusi Digital Monday, 21 November 2022

Industri media radio mengalami dampak akibat pandemi Covid-19. Adrian Syarkawie CEO Mahaka Radio Integra mengatakan bahwa di masa pandemi, perusahaan ataupun mitra iklan dan promosi melakukan penarikan dan menahan aktivitasnya yang mengakibatkan menurunnya jumlah pendapatan radio dari segi iklan (Kosasih, 2021). Disisi lain terdapat aturan pembatasan aktivitas masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan secara berkerumun juga menjadi problematika bagi industri radio yang sebelumnya selain memberikan iklan melalui siaran on-air juga melakukan kegiatan off-air seperti mendatangi masyarakat sebagai strategi promosi juga harus terhenti. Peranan radio sebagai media komunikasi massa lantas tidak berhenti, di masa krisis pandemi justru radio melakukan berbagai peranan sebagai media informasi publik yang selalu melakukan kampanye kebijakan pemerintah seperti PSBB maupun penggunaan masker di masyarakat. di awal pandemi setidaknya pendengar radio mengalami peningkatan jumlah pendengar terutama di Jakarta (PRSSNI, 2020). Peningkatan jumlah pendengar tersebut ditemui pada platform streaming atau radio melalui siaran online. Lebih lanjut dampak dari pandemi juga menunjukan adanya pergeseran dan peningkatan, sekaligus sebagai momentum pembuktian akan percepatan dan pemanfaatan teknologi digital pada sebuah industri radio. Tulisan dalam artikel ini berfokus pada kondisi radio selama masa pandemi, pemanfaatan teknologi digital dan harapan pasca pandemi. read more

Digital Farming: Terima Kasih Sudah Menambah PR Perbaikan Penghidupan Petani di Indonesia

brief articleRevolusi Digital Monday, 14 November 2022

Digital Farming menjadi titik perubahan ekonomi politik penting dalam rezim pangan sejak terjadinya Revolusi Hijau pada tahun 1950-an dan 1960-an. Salah satu aspek perubahan penting tersebut adalah peran teknologi dalam integrasi pasar yang semakin luas dan konsentrasi jangkauan kekuatan dari korporasi pangan (Rotz et al., 2019). Adopsi teknologi yang menguat dalam digital farming memunculkan permasalahan baru seperti kemampuan petani dalam mengaksesnya di tengah harganya yang mahal dan fluktuasi harga penjualan komoditas pangan. Penguasaan atas aset, infrastruktur, peralatan dan sumber daya yang terbatas memengaruhi kemampuan petani dalam proses adopsi teknologi dalam mekanisme digital farming. read more

Kuasa Big Data, Penargetan Mikro dan Pemilu 2024

brief articleRevolusi Digital Monday, 7 November 2022

Instagram mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan banjir sorotan netizen pada hari-hari terakhir ia menjabat sebagai gubernur. Ratusan ribu like dan ribuan komentar warganet membanjiri postingan Instagram dengan 5,8 juta pengikut itu . Warganet ingin mengucapkan salam perpisahan, memuji kerja-kerjanya selama lima tahun terakhir dan tak sedikit pula yang mengkritik Anies, yang jabatannya berakhir pada 16 Oktober 2022.

Popularitas bakal calon presiden 2024 usungan Partai NasDem itu direkam oleh lembaga analisa data media sosial Drone Emprit. Belum lama ini Drone Emprit mengeluarkan hasil survei yang menyebut popularitas Anies Baswedan di media sosial sepanjang awal hingga pertengahan Oktober telah jauh mengungguli pesaing-pesaingnya di bursa capres 2024. Nama Anies Baswedan paling banya dibicarakan publik di media sosial. (Tempo, 26 Oktober 2022). read more

Komunitas Dukungan Online dan Implikasinya Terhadap Kesehatan Individu: Kajian Komunikasi Kesehatan

brief articleRevolusi Digital Monday, 24 October 2022

Pandemi Covid-19 di Indonesia telah terjadi hampir lebih dua tahun dan masih belum akan selesai di waktu yang dekat ini. Di Indonesia, salah satu perubahan yang paling menonjol adalah cara pandang antar sesama, khususnya pandangan negatif terhadap individu yang terinfeksi Covid-19 (penyintas). Fenomena tersebut tentu saja menimbulkan perasaan negatif seperti cemas, depresi, stres, dan ketidakpercayaan diri, yang secara tidak langsung berimplikasi terhadap kesehatan mental. Permasalahan stigma kesehatan telah banyak terjadi sebelum Covid-19 muncul, seperti yang muncul pada penyintas kanker prostat, kanker payudara, HIV-AIDS dan penyakit lainya. Berbagai penyintas penyakit tersebut masih merasakan diskriminasi karena stigma yang melekat pada diri mereka. Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebenarnya hadir menjadi jawaban dari permasalahan di atas, khususnya dalam mendorong agar para penyintas dapat kembali hidup seperti semula tanpa ada perasaan negatif karena stigma. Artikel ini fokus pada bagaimana hadirnya komunitas dukungan online dapat menjadi wadah bagi penyintas untuk bersosialisasi, terutama di tengah stigma dan isolasi yang mereka hadapi. Tulisan ini ingin mengeksplorasi komunitas dukungan online dan implikasinya bagi kesehatan individu. read more

Women’s Vulnerability In The Midst Of Digital Transformation

brief articleRevolusi Digital Monday, 10 October 2022

Digital technology advancement comes as a game changer in every human dimension.

With all the conveniences technology offers in everyday life, it also comes with another side of the coin. In this article, I argue that the emersion of digital technology has changed the course of violence against women. The current domination of patriarchal structure has put women in a disadvantaged situation amid the digital transformation.

[flipbook height=”950″ pdf=” https://megashift.fisipol.ugm.ac.id/wp-content/uploads/sites/1571/2022/10/2022-10__02-01.pdf”]. read more

Kandidasi Bacapres 2024: Revolusi Digital Bertekuk Lutut di Hadapan Patrimonialisme

brief articleRevolusi Digital Monday, 3 October 2022

Proses kandidasi Bakal Calon Presiden (Bacapres) di Indonesia masih cenderung dilakukan secara elitis karena belum benar-benar melibatkan masyarakat. Revolusi digital lantas dianggap mampu membongkar proses elitis tersebut meski harus dilakukan secara gradual. Melalui media sosial, misalnya, masyarakat berbondong-bondong untuk menyatakan dukungan atau penolakan terhadap para kandidat Bacapres yang dipromosikan oleh partai politik (parpol).

[flipbook height=”950″ pdf=” https://megashift.fisipol.ugm.ac.id/wp-content/uploads/sites/1571/2022/10/2022-10__01-01.pdf “]. read more

Aktivisme Digital dan Memudarnya Paradigma Protes Liputan Media

brief articleRevolusi Digital Monday, 19 September 2022

Revolusi digital tidak hanya berdampak pada konvergensi media. Berbagai aspek sosial politik seperti protes dan aktivisme juga turut beradaptasi dalam menggunakan internet dan media online, termasuk bagaimana media berita bersikap terhadap hal tersebut.

Pada awal tahun 2000 hingga dekade berikutnya, konvergensi media menjadi topik hangat di industri media dan akademisi. Perbincangan terhadap konvergensi media tidak pernah terlepas dari dampak konvergensi teknologi dan konglomerasi media arus utama.

[flipbook height=”950″ pdf=” https://megashift.fisipol.ugm.ac.id/wp-content/uploads/sites/1571/2022/09/2022-09__03-01.pdf “].

Positioning Indigenous People Knowledge between Modern Science, Technology and within Policy Formulation: A Case Study of Indonesia

brief articleRevolusi Digital Monday, 12 September 2022

Since the impact of climate change has become more evident, people are starting to take science more seriously.

From grassroots movements down in the street to the political debates within congress, everyone has tried to lift up the discussion upon what is the best strategy to answer the potential calamity ahead. However, amongst all those strategies, there is a tendency to perceive modern science and technology as the main instrument, if not the only way out.

[flipbook height=”950″ pdf=” https://megashift.fisipol.ugm.ac.id/wp-content/uploads/sites/1571/2022/09/2022-09__02-03.pdf “].

Potensi Letusan Gelembung Perusahaan Rintisan Berbasis Teknologi dan Dampaknya Terhadap Digital Labour

brief articleRevolusi Digital Monday, 29 August 2022

Disrupsi teknologi di berbagai sektor industri mendorong tenaga kerja muda untuk bekerja di perusahaan start-up dan menjadi bagian dari digital labour.

Perubahan itu ditangkap oleh survei World Economic Forum (WEF) 2019 yang menunjukkan bahwa 33% pekerja berusia 15-35 tahun di ASEAN memiliki minat bekerja di perusahaan rintisan (World Economic Forum, 2019). Jumlah tersebut juga ditegaskan oleh Menteri BUMN Indonesia, Erick Thohir yang memprediksi lanskap ketenagakerjaan Indonesia di sektor digital akan mencapai 17 juta jiwa pekerja di tahun 2030 (Winarto, 2022).

[flipbook height=”950″ pdf=” https://megashift.fisipol.ugm.ac.id/wp-content/uploads/sites/1571/2022/08/2022-08__02-01.pdf “].

Technological Ascendancy and the War on Drugs: The Evolution of the Mexican Drug War Through the Digital Revolution

brief articleRevolusi Digital Monday, 22 August 2022

The digital revolution has enabled a higher level of accessibility to the internet, information, and communication (ICT) platforms.

However, the development of ICT has led to its exploitation by groups operating in black-market activities and drug trafficking, utilizing the digital revolution as a means to achieve their objectives. This is seen through the progressive expansion of the Transnational Crime Organization (TCO), one of which is the drug trafficking business or cartels within the Mexican Drug War (MDW) who try to expand its influence and market through the use of social media and cryptocurrency, making financial investigation more complicated.

[flipbook height=”950″ pdf=” https://megashift.fisipol.ugm.ac.id/wp-content/uploads/sites/1571/2022/08/2022-08__01-01.pdf “].

1…34567
Universitas Gadjah Mada

© Universitas Gajah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY