Climate change policies have affected energy policies and financing, technological advances, and energy supply and demand changes.
.
Climate change is here and has disrupted the many aspects of our life, ranging from increased natural disaster, food insecurity, and resource scarcity.
.
dengan memanfaatkan data dan teknologi dalam penyediaan layanan kesejahteraannya. Transisi kebijakan sosial berbasis data ini biasa disebut negara kesejahteraan digital (digital welfare state).
Dalam implementasinya, pemanfaatan data dan teknologi dalam pelayanan kesejahteraan tidak dapat dilepaskan dari tujuan negara kesejahteraan dalam melakukan redistribusi kesejahteraan.
Konsep negara kesejahteraan digital ini juga memiliki tantangan tersendiri dalam impelementasinya di Indonesia. Terdapat beberapa hal yang harus dibenahi, yaitu pembangunan infrastruktur digital dan pemantapan literasi digital masyarakat Indonesia.
.
Teknologi dan transformasi digital bagaikan pedang bermata dua di sistem sosial masyarakat.
Di satu sisi, teknologi mendemokratisasi arus informasi, memungkinkan pengguna internet melakukan produksi, distribusi, dan konsumsi informasi di saat yang bersamaan. Informasi tidak lagi bersifat tersentralisasi satu arah atau one to many seperti logika media konvensional, namun berubah menjadi many to many. Di sisi lain, derasnya arus informasi berpotensi menjadi kontraproduktif karena menimbulkan ilusi pengetahuan, mengaburkan batasan fakta dan opini, serta peran ilmuwan dan masyarakat awam. Dampak dari fenomena ini dapat dilihat baik dari level individu maupun kolektif. Untuk menengahi fenomena tersebut, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mengkomunikasikan sains secara lebih transparan dan terintegrasi kepada masyarakat luas.
Disruptor#1: Transformasi digital
Inovasi teknologi dan komunikasi yang berkembang pada Abad ke-21 telah memicu transformasi digital yang mengubah secara radikal berbagai aspek kehidupan manusia.
Transformasi digital yang diiringi dengan intensitas globalisasi mendorong perubahan mendasar terkait dengan pola pikir dan model interaksi sosial serta perubahan berbagai aspek kehidupan dan perombakan tatanan sosial, politik, dan ekonomi.
Dua sisi transformasi digital: menawarkan kesempatan baru untuk kemajuan ekonomi dan kemajuan sosial lainnya, dan menghadirkan tantangan baru seperti digital kolonialisme dan
kesenjangan akses.
Jika masih ada di antara kita yang memaknai perubahan iklim sebatas siklus lingkungan yang berubah, maka sudah saatnya cara pandang itu kita geser. MegaShift Fisipol UGM Faktanya, disrupsi ini telah menjelma menjadi problem akut yang menjangki semua dimensi, yurisdiksi dan yang paling menakutkan: lintas-generasi.
.

