Perubahan cara pandang antar sesama terjadi akibat kurangnya informasi dan ketidaksiapan masyarakat mengatasi Covid-19, sehingga melahirkan stigma terhadap penyintas Covid-19.
Stigma tersebut kemudian berkembang menjadi penolakan oleh masyarakat yang tidak hanya terjadi sekali atau dua kali, namun sudah berkali-kali terjadi di berbagai wilayah Indonesia.
[flipbook height=”950″ pdf=” https://megashift.fisipol.ugm.ac.id/wp-content/uploads/sites/1571/2022/09/2022-09__01-02.pdf “].