Universitas Gadjah Mada
  • Article
    • Perubahan Iklim
    • Revolusi Digital
    • Pandemi
    • Brief Article
  • E-Book
  • Siniar
  • Video
  • Agenda
  • Berkontribusi
  • Tentang Megashift
  • Beranda
  • brief article
  • Matinya Kepakaran dan Pentingnya Komunikasi Sains

Matinya Kepakaran dan Pentingnya Komunikasi Sains

  • brief article
  • 7 December 2021, 14.21
  • Oleh: fisipol
  • 0

Teknologi dan transformasi digital bagaikan pedang bermata dua di sistem sosial masyarakat.

Di satu sisi, teknologi mendemokratisasi arus informasi, memungkinkan pengguna internet melakukan produksi, distribusi, dan konsumsi informasi di saat yang bersamaan. Informasi tidak lagi bersifat tersentralisasi satu arah atau one to many seperti logika media konvensional, namun berubah menjadi many to many. Di sisi lain, derasnya arus informasi berpotensi menjadi kontraproduktif karena menimbulkan ilusi pengetahuan, mengaburkan batasan fakta dan opini, serta peran ilmuwan dan masyarakat awam. Dampak dari fenomena ini dapat dilihat baik dari level individu maupun kolektif. Untuk menengahi fenomena tersebut, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mengkomunikasikan sains secara lebih transparan dan terintegrasi kepada masyarakat luas. 

Publish PDF flipbooks online This flipbook was created in FlowPaper ↗
.

Tags: dewadiahayu
Universitas Gadjah Mada

© Universitas Gajah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY