Ketahanan pangan nasional tidak cukup ditopang oleh produktivitas semata. Efisiensi dan koordinasi antar pelaku rantai pasok sama pentingnya (Winanti, Mas’udi, & Mugasejati, 2021). Di sektor unggas, khususnya budidaya ayam broiler, tantangan ini terlihat jelas. Ribuan kandang tersebar di wilayah terpencil, dikelola oleh peternak plasma atau farm helper dengan kapasitas beragam. Proses budidaya ayam broiler umumnya berlangsung relatif singkat, sekitar 28–35 hari tergantung manajemen dan strain yang digunakan. Dalam rentang waktu sependek ini, stabilitas suhu kandang menjadi faktor krusial karena ayam broiler sangat sensitif terhadap perubahan lingkungan. Modul manajemen broiler menekankan bahwa fluktuasi suhu yang mendadak, bahkan dalam durasi singkat, dapat menurunkan nafsu makan dan berdampak langsung pada konversi pakan serta performa pertumbuhan (Modul Budidaya Broiler, 2024).
Arsip: